Hampir 462 Ribu Titik Lokasi, Indonesia Jadi Negara dengan Coffee Shop Terbanyak di Dunia

Bagikan

Hampir 462 Ribu Titik Lokasi, Indonesia Jadi Negara dengan Coffee Shop Terbanyak di Dunia
Ilustrasi coffee shop. (Foto: Pixabay)

Jakarta, Nusantara Info: Indonesia kini resmi menjadi negara dengan jumlah coffee shop terbanyak di dunia. Berdasarkan data Point of Interest (POI) melalui OpenStreetMap per November 2025, tercatat terdapat 461.991 titik lokasi coffee shop yang tersebar hampir merata di seluruh Tanah Air, dari kota besar hingga wilayah non-perkotaan.

Data ini dibagikan oleh akun Instagram resmi Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), yang menyoroti besarnya jumlah kedai kopi yang beroperasi di Indonesia saat ini. Sementara itu, perbandingan global yang dirilis akun statistik regional @seasia.stats menempatkan Indonesia di posisi pertama dunia, diikuti China dengan sekitar 190.000 outlet dan Amerika Serikat dengan 145.600 lokasi coffee shop.

Fenomena ini mencerminkan perubahan pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Coffee shop kini tidak lagi dipersepsikan sebagai ruang eksklusif, melainkan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Pelajar memanfaatkannya sebagai tempat belajar, pekerja lepas menjadikannya ruang kerja alternatif, sementara komunitas dan keluarga menggunakannya sebagai ruang berkumpul. Ragam konsep dan rentang harga yang ditawarkan membuat coffee shop dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Beberapa pengamat menilai dominasi Indonesia dalam jumlah coffee shop menunjukkan kuatnya pasar konsumsi domestik. Berbeda dengan beberapa negara yang lebih berfokus pada ekspor kopi, pertumbuhan industri kopi di Indonesia ditopang oleh tingginya konsumsi dalam negeri.

Kehadiran kedai kopi di hampir setiap sudut kota hingga daerah nonperkotaan menciptakan persaingan yang ketat sekaligus mendorong inovasi. Dari sisi menu, desain interior, hingga pengalaman pelanggan, inovasi terus berkembang untuk menarik konsumen.

Pertumbuhan coffee shop yang masif juga mendorong dampak ekonomi sepanjang rantai industri kopi. Mulai dari barista, roaster, pemasok peralatan, hingga petani kopi di sejumlah daerah, ikut merasakan manfaatnya. Indonesia tidak hanya dikenal sebagai produsen kopi dunia, tetapi juga berhasil membangun ekosistem bisnis kopi yang terus berkembang.

Baca Juga :  Trenggono: Budidaya Perikanan Solusi Kemiskinan di Gunungkidul

Fenomena ini menegaskan posisi kopi sebagai bagian penting dari budaya dan gaya hidup masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi peluang ekonomi yang terus bertumbuh di sektor kuliner. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait