
Batam, Nusantara Info: Swiss-Belhotel International terus mempertegas komitmen jangka panjangnya di sektor pariwisata Indonesia dengan mempercepat ekspansi melalui penandatanganan dua perjanjian pengelolaan resor terbaru, yakni Māua Kapal Kecil by Swiss-Belhotel dan Villa Riahi by Swiss-Belhotel.
Langkah strategis ini menandai upaya grup perhotelan global tersebut dalam menghadirkan produk hospitality kelas atas yang berkelanjutan di berbagai destinasi unggulan Nusantara.
Kedua proyek yang berlokasi di Batam, Kepulauan Riau, ini dirancang untuk menjawab meningkatnya permintaan terhadap akomodasi mewah berbasis alam, wellness, dan privasi, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu destinasi resort premium di Indonesia.
Properti pertama, Māua Kapal Kecil by Swiss-Belhotel, akan menghadirkan konsep eco-luxury resort yang menonjolkan harmoni antara kemewahan dan keberlanjutan. Resor ini akan terdiri dari 10 vila eksklusif dengan kolam renang pribadi serta 15 suite elegan, beberapa di antaranya dilengkapi balkon dan akses langsung ke kolam. Untuk melengkapi pengalaman menginap, resor ini juga akan memiliki Wellness Centre dengan fasilitas terapi talaso, yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman relaksasi dan peremajaan tubuh berstandar internasional.
Sementara itu, proyek kedua, Villa Riahi by Swiss-Belhotel, akan dikembangkan di Pulau Nirup, Batam. Properti ini menawarkan akomodasi bergaya vila yang menyasar keluarga, grup, serta tamu jangka panjang. Terdiri dari 25 vila dengan pilihan dua, tiga, hingga empat kamar tidur, seluruh unit dilengkapi kolam renang pribadi. Konsep tersebut diharapkan semakin mengukuhkan Villa Riahi sebagai salah satu resor vila mewah terdepan di Kepulauan Riau.
Pemilik Māua Kapal Kecil by Swiss-Belhotel dan Villa Riahi by Swiss-Belhotel, Hartono, menyatakan optimisme terhadap kolaborasi dengan Swiss-Belhotel International. Menurutnya, keahlian operasional serta reputasi global Swiss-Belhotel menjadi fondasi kuat untuk menghadirkan standar layanan premium di Batam.
“Kami senang berkolaborasi dengan Swiss-Belhotel International dalam mewujudkan dua pengembangan ini. Keahlian operasional mereka dan komitmen menghadirkan pengalaman tamu berkualitas tinggi membuat kami yakin bahwa Māua Kapal Kecil dan Villa Riahi akan menjadi tolok ukur baru layanan mewah di Batam,” ujar Hartono. Ia juga meyakini kedua properti tersebut akan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pariwisata regional dan menawarkan nilai eksklusif bagi wisatawan yang mencari kenyamanan serta pengalaman terinspirasi alam.
Chairman and President Swiss-Belhotel International, Gavin M. Faull, menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi pasar strategis dalam peta ekspansi global perusahaan. Ia menilai potensi Batam sebagai destinasi pulau mewah semakin sejalan dengan visi Swiss-Belhotel International.
“Penandatanganan ini mencerminkan komitmen kami untuk terus memperluas kehadiran di destinasi pulau utama. Potensi Batam sebagai tujuan liburan mewah sangat selaras dengan visi kami untuk menghadirkan pengalaman hospitality kelas dunia yang memadukan keberlanjutan, kenyamanan, dan pesona lokal yang autentik,” kata Gavin.
Senada, Matthew Faull, Executive Director and Senior Vice President of Information Technology, E-commerce and Distribution Swiss-Belhotel International, menyoroti momentum positif pengembangan grup di Indonesia. Menurutnya, kepercayaan pemilik properti terhadap merek Swiss-Belhotel menjadi pendorong utama pertumbuhan portofolio di Tanah Air.
“Indonesia tetap menjadi pilar utama strategi pengembangan kami. Kehadiran konsep eco-luxury seperti Māua dan vila premium seperti Villa Riahi menandai fase pertumbuhan yang sangat menarik bagi Swiss-Belhotel International di kawasan ini,” ujarnya.
Sebagai informasi, Māua by Swiss-Belhotel merupakan brand hospitality eco-luxury bintang lima yang terinspirasi oleh kearifan budaya Māori. Brand ini berakar pada nilai whenua (menghormati alam), mauri (energi kehidupan), dan kotahitanga (kebersamaan). Dalam bahasa Te Reo Māori, Māua berarti “kebersamaan”, yang merepresentasikan filosofi harmoni antara manusia dan alam sebagai dasar desain berkelanjutan, pengalaman wellness, dan gaya hidup mewah yang berkesadaran.
Melalui pengembangan dua resor ini, Swiss-Belhotel International tidak hanya memperluas portofolio bisnisnya, tetapi juga memperkuat kontribusinya dalam mendorong pariwisata berkelanjutan dan peningkatan daya saing destinasi resort Indonesia di kancah global. (*)






