Kembangkan SDM, Pemkab Mappi Akan Mengirim Putra-Putri Terbaiknya Kuliah di Luar Negeri

Bagikan

Kembangkan SDM, Pemkab Mappi Akan Mengirim Putra-Putri Terbaiknya Kuliah di Luar Negeri

Kepi (16/3/2023): Dalam rangka pengembangan (SDM), Pemerintah Kabupaten Mappi akan mengirim putra-putri terbaiknya kuliah di luar negeri bekerjasama dengan Institute of the Pacific United (IPU) New Zealand.

Pelaksanaan program beasiswa ini dituangkan dalam Memorandum Of Understanding (MoU) yang ditandatangi Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar dengan perwakilan IPU New Zealand, Dosen Senior (Senior Lecturer Internasional Business), and Senior Internasional Marketing Officer, yang juga selaku koordinator siswa/Siswi penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Papua di New Zealand, Marveys Ayomi, Sabtu (11/3/2023) di Kepi, Mappi Provinsi Papua Selatan.

Penandatangan MoU ini juga bersamaan dengan dimulainya proses seleksi calon penerima beasiswa. Seleksi diikuti 33 orang pelajar kelas XII yang berasal dari SMA dan SMK se-Kabupaten Mappi. Tes yang diberikan berupa lembar soal pilihan ganda, tes menulis dan tes wawancara dalam Bahasa Inggris. Proses seleksi dilakukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Mappi dan Dinas Pendidikan dengan pengawasan langsung dari tim IPU New Zealand.

Pj Bupati Mappi, Michael Gomar mengatakan, program beasiswa ini merupakan program prioritas Pemkab Mappi dalam rangka peningkatan SDM putra-putri Mappi. Ini sebagai tindaklanjut dari kebijakan pemerintah pusat yang memberikan mandatori kepada pemerintah kabupaten/kota untuk mengalokasikan anggaran pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pembangunan infrastruktur daerah.

Khusus untuk program beasiswa luar negeri ini, Pemkab Mappi mengalokasikan Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk pengembangan pendidikan Pemkab Mappi kemudian menggandeng dan berkoordinasi dengan IPU New Zealand dan akhirnya bisa diwujudkan lewat penandatangan MoU.

“Saya atas nama pribadi dan sebagai kepala daerah menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam hal ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah, para pimpinan OPD teknis yang sudah mendukung program beasiswa di dalam negeri maupun luar negeri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Penanganan Kasus Korupsi Timah di Kepulauan Babel Terus Bergulir, Pj Gubernur: Tetap Dikelola Agar Aset Tidak Rusak

Kembangkan SDM, Pemkab Mappi Akan Mengirim Putra-Putri Terbaiknya Kuliah di Luar Negeri

Beberapa waktu lalu, diungkapkan Pj Bupati, ia bertemu dan mendengarkan saran dari pelajar dan mahasiswa asal Mappi di Merauke. Ada banyak saran dan masukan dari pelajar yang meminta Pemkab Mappi melakukan terobosan dan pembenahan juga perbaikan perekrutan dan pembiayaan bantuan pendidikan yang bersumber dari Dana Otsus maupun sumber dana lainnya.

Sebab ada mahasiswa yang sudah semester tiga tapi belum mendapat bantuan beasiswa hingga akhirnya mengalami drop out dari kampus. Akhirnya Pj Bupati bersama Bagian Hukum, Bagian Kesra dan Dinas Pendidikan merancang kembali Peraturan Bupati tentang penyaluran bantuan pendidikan.

“Adik -adik kita ini punya tekad yang kuat untuk kuliah dan kita wajib mendukung itu. Dan hal itu yang mereka sampaikan kepada saya saat saya berkunjung ke kota studi Merauke. Ada juga kendala lain salah satunya adalah kemampuan anak-anak kita yang lulusan SMA maupun SMK ketika masuk di kampus tidak bisa bersaing dengan adik-adik kita yang berasal dari kabupaten lain. Ini fakta bapak, ibu jangan menutup mata, Dinas Pendidikan tidak boleh menutup mata, para kepala sekolah juga harus terbuka. Jangan mengejar kuantitas kelulusan siswa tetapi harus lebih fokus pada kualitas anak-anak itu sendiri,” jelasnya.

Demi peningkatan kualitas, Pemkab Mappi akan membuka kelas Bahasa Inggris secara terbuka dan gratis kepada pelajar kelas XI se-Kabupaten Mappi. Itu dilakukan agar siswa bisa mempersiapkan diri sejak awal jika ada peluang seleksi penerimaan kuliah baik itu di dalam negeri maupun luar negeri.

Selain itu Pemkab Mappi juga menganggarkan dari dana Otsus untuk bantuan pendidikan dan beasiswa bagi mahasiswa Mappi untuk pendidikan di dalam negeri sebanyak 1.303.orang. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait