
Bogor, Nusantara Info: Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Kick Off Meeting Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2026 pada 14–16 Januari di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyelaraskan arah kebijakan, menajamkan program, serta memperkuat strategi pelaksanaan yang adaptif terhadap dinamika kewilayahan dan risiko bencana.
Kick Off Meeting menekankan pentingnya pemahaman seluruh unit kerja terhadap kebijakan anggaran, prioritas nasional, dan mandat Ditjen Bina Adwil sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 9 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendagri. Penajaman Rencana Kerja Tahun 2026 diarahkan agar capaian kinerja lebih efektif, dengan pendekatan kerja agile yang memungkinkan program berjalan fleksibel, responsif, dan tepat sasaran.
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Adwil, Safrizal ZA, menyampaikan bahwa tahun 2026 menuntut kebaruan cara kerja (novelty) yang mendorong inovasi, konsistensi, dan keterpaduan organisasi.
“Kinerja tidak cukup hanya dengan perencanaan yang baik. Rumus kinerja kita adalah kebaruan, kerja keras, dan attitude. Novelty mendorong kita berinovasi, kerja keras memastikan program berjalan konsisten, dan attitude menentukan keterpaduan gerak organisasi,” ujarnya.
Fokus Kebijakan TA 2026
Dalam arahan kebijakan Tahun Anggaran 2026, Ditjen Bina Adwil menitikberatkan pada:
- Penguatan administrasi kewilayahan
- Peningkatan kapasitas pemerintah daerah di bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat
- Optimalisasi manajemen penanggulangan bencana dan kebakaran
Langkah strategis juga mencakup penyesuaian alokasi anggaran pasca pencadangan untuk mendukung Prioritas Direktif Presiden, pembukaan blokir anggaran secara bertahap melalui pemenuhan data dukung regulasi, serta penyelarasan Rincian Output agar selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU), Indikator Kinerja Program (IKP), dan Indikator Kinerja Kegiatan (IKK).
Safrizal menambahkan, konsolidasi awal tahun ini penting untuk menjaga kesinambungan kinerja positif Ditjen Bina Adwil. Tahun lalu, realisasi anggaran Ditjen Bina Adwil mencapai 99,45 persen, mencerminkan kerja keras seluruh jajaran.
“Capaian ini harus menjadi energi untuk 2026. Bukan sekadar mempertahankan, tetapi meningkatkan kualitas belanja agar berdampak nyata, terutama dalam membangun kewilayahan yang tangguh dan siap menghadapi bencana,” ungkapnya.
Melalui Kick Off Meeting ini, Ditjen Bina Adwil menegaskan komitmennya untuk menjalankan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 secara terarah, adaptif, dan akuntabel, dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor serta mendukung kesuksesan seluruh program Kemendagri. (*)






