
Jakarta, Nusantara Info: General Manager Goodrich Suites Hotel Jakarta, Arief Pratama, mengungkapkan bahwa pemilik hotel sejak awal memiliki visi menghadirkan butik hotel bintang lima dengan pendekatan yang berbeda dari hotel mewah pada umumnya. Alih-alih menonjolkan kemewahan formal yang kaku, Goodrich Suites memilih memadukan standar five star dengan DNA lifestyle yang lebih dinamis, kultural, dan personal.
“Hotel bintang lima itu identiknya luxury. Tapi di industri ini kan berlaku hukum ‘di atas langit masih ada langit’. Kalau hanya bicara luxury, kompetitornya banyak. Karena itu owner memilih konsep butik five star yang lebih lifestyle,” kata Arief.
Menurutnya, konsep butik memungkinkan hotel bergerak lebih fleksibel dan dekat dengan karakter tamu. Pendekatan ini menekankan pengalaman, ekspresi, dan kenyamanan personal tanpa meninggalkan esensi hospitality yang berangkat dari ketulusan pelayanan.
“Hospitality itu dari hati. Hatinya tetap, tapi auranya bisa kita ubah. Warna, suasana, hingga mood itu memengaruhi pengalaman tamu,” ujarnya.
Pendekatan lifestyle menjadi fokus utama Goodrich Suites. Sejak resmi beroperasi sebagai hotel independen pada 2023, seluruh pengembangan konsep, layanan, dan strategi bisnis kini sepenuhnya berada di bawah kendali pemilik, memungkinkan inovasi dan penyesuaian pengalaman tamu dilakukan secara lebih fleksibel dan personal.
“Sebagai hotel independen, kami punya ruang lebih luas untuk bereksplorasi. Tidak terikat standar brand global, sehingga kreativitas dan ekspresi bisa lebih maksimal,” jelas Arief.
Strategi Market Mix: Bisnis, Leisure, hingga Komunitas

Dalam menghadapi dinamika industri perhotelan, Goodrich Suites tidak mengandalkan satu segmen pasar. Arief menegaskan bahwa hotel mengusung strategi market mix, dengan menyasar tamu bisnis dari segment corporate (swasta), government (pemerintahan), leisure, keluarga, hingga komunitas.
“Kalau hanya mengandalkan bisnis dan government, ada masa-masa low, terutama di kuartal awal tahun. Karena itu lifestyle kami dorong agar weekday dan weekend sama-sama hidup,” terangnya.
Hotel ini memiliki delapan ruang pertemuan yang dapat disesuaikan untuk kebutuhan formal maupun privat, sehingga tetap kompetitif di segmen korporasi dan pemerintahan. Di sisi lain, area lantai 8 menjadi ruang strategis untuk kegiatan komunitas, social events, dan aktivasi kreatif.
“Komunitas itu bagian dari gaya hidup. Sayang kalau tidak diakomodasi,” katanya.
Inovasi Layanan dan Pengalaman Tamu
Sebagai pembeda utama, Goodrich Suites menghadirkan berbagai value added yang jarang ditemukan di hotel lain. Salah satunya adalah in-room check-in, di mana tamu tidak perlu mengantre di meja resepsionis. Seluruh proses check-in dilakukan langsung di dalam kamar, didukung sistem digital dan paperless.
“Privasi dan kenyamanan tamu itu penting. Banyak tamu yang sudah capek perjalanan dan ingin langsung masuk kamar tanpa proses panjang,” jelas Arief.

Selain itu, manajemen hotel juga memberikan sentuhan personal seperti welcome wine untuk tamu tertentu serta art mirror, yakni karya seni berupa ilustrasi wajah tamu yang dibuat langsung oleh staf hotel berbakat menggunakan media kaca.
“Itu bukan sekadar fasilitas, tapi bentuk apresiasi. Tamu merasa dihargai,” tambahnya.
Seluruh kamar di Goodrich Suites merupakan tipe suite dengan ukuran lebih luas dibandingkan hotel sekelasnya. Menurut Arief, harga kamar disesuaikan dengan fasilitas dan pengalaman yang ditawarkan, dan sejauh ini tidak menjadi kendala bagi tingkat kepuasan tamu.
“Yang kami jual bukan hanya kamar, tapi experience. First impression itu menentukan,” ujarnya.
Adaptif Pascapandemi
Arief mengakui bahwa pandemi Covid-19 menjadi titik terberat bagi industri perhotelan secara global. Namun, dengan pendekatan segmentasi yang fleksibel, penurunan pada satu segmen dapat diimbangi oleh segmen lain, seperti banquet, wedding, birthday party, hingga event hiburan seperti live music dan DJ performance.
“Hotel ini tidak dibangun untuk satu segmen saja. Justru keberagaman itulah kekuatan kami,” pungkasnya.
Dengan konsep butik hotel bintang lima berjiwa lifestyle, Goodrich Suites Jakarta menempatkan diri sebagai destinasi menginap yang tidak hanya mewah, tetapi juga relevan dengan gaya hidup modern dan kebutuhan pasar yang terus berubah. (*)






