Shadow

Bandara Yuvai Semaring Terapkan Protokol Kesehatan Guna Mencegah Penyebaran Covid-19

Bagikan

Penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Indonesia semakin luas, dalam waktu yang singkat dan cepat, ribuan masyarakat Indonesia terpapar virus yang hingga kini belum ditemukan obatnya. Berbagai upaya dan antispasi pencegahan penyebaran virus tersebut terus dilakukan, Pemerintah pun mengambil berbagai langkah dan kebijakan untuk menekan penyebaran virus ini, mulai dari menjalankan protokol kesehatan sesuai arahan WHO, phisiycal distancing, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga dilarang mudik Idul Fitri tahun ini.

Setiap gerbang masuk ke suatu daerah pun kini diperketat, seperti salah satunya adalah bandara. Tidak hanya bandara besar atau internasional saja, tetapi juga bandara-bandara yang berada di pedalaman Indonesia pun menerapkan protokol kesehatan dan berbagai upaya pencegahan Covid-19, salah satunya adalah Bandara Yuvai Semaring di Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, juga melakukan hal yang sama dalam rangka pencegahan Covid-19.

Kepala Bandara Yuvai Semaring Muktarom

Kepala Bandara Yuvai Semaring Muktarom mengemukakan, bahwa bandara yang memiliki runway sepanjang 1.600 meter x 30 meter itu merupakan satu-satunya pintu masuk Long Bawan, sehingga orang yang keluar dan masuk Long Bawan melalui bandara itu. Merebaknya penyebaran Covid-19 di Indonesia, membuat pengelola Bandara Yuvai Semaring pun melakukan berbagai langkah pencegahan, salah satunya adalah menerapkan protokol kesehatan.

“Transportasi udara adalah satu-satunya moda transportasi yang ada di daerah ini. Dengan adanya wabah pandemi tersebut, kami melakukan berbagai langkah dan upaya meskipun jumlah penumpang di bandara ini sedikit, namun jika ada satu yang terpapar, tentu dampaknya sangat besar bagi kami dan masyarakat luas,” katanya.

Pemeriksaan Suhu Tubuh Penumpang di Bandara Yuvai Semaring

Penerbangan di Bandara Yuvai Semaring dilayani oleh Susi Air menggunakan pesawat jenis Grand Caravan yang berkapasitas 12 orang penumpang dan Pilatus untuk enam orang penumpang. Meskipun terbilang sedikit, namun penumpang yang datang dan pergi melalui bandara itu harus menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti yang diarahkan petugas bandara.

Baca Juga :  Menhub Hapus Aturan Kapasitas Penumpang 50 Persen

“Sesuai arahan Pemerintah Pusat, kegiatan operasional bandara harus menerapkan protokol kesehatan, yaitu wajib menggunakan masker. Selain itu, kami juga menyediakan fasilitas cuci tangan dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh, baik untuk penumpang  maupun petugas bandara yang bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP),” tambah Muktarom.

Penyemprotan Disinfektan di Bandara Yuvai Semaring

Selain dengan KKP, pengelola Bandara Yuvai Semaring juga menggandeng TNI dan kepolisian setempat serta stakeholder juga instansi terkait lainnya untuk bersama-sama melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di area bandara dan sekitarnya.

“Berbagai upaya pencegahan terus kami lakukan, selain menerapkan protokol kesehatan, juga melakukan penyemprotan disinfektan oleh TNI serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan menjauhi kerumunan agar terhindar dari wabah tersebut,” tutup Kabandara.


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *