Shadow

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Gorontalo – Ternate, Kemenhub Luncurkan Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 76

Bagikan

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Gorontalo – Ternate, Kemenhub Luncurkan Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 76
Foto: Istimewa

Gorontalo (7/11/2021): Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, kembali meluncurkan kapal perintis untuk mendorong perekonomian masyarakat. Kali ini, kapal perintis yang diluncurkan adalah Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 76 yang resmi melayani pelayaran Gorontalo – Ternate PP.

Pada pelayaran perdananya, KM Sabuk Nusantara 76 mengangkut sebanyak 69 orang penumpang serta 55 ton barang dan diresmikan langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut yang diwakili oleh Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Medy Purwanto. Persemian ditandai dengan pemecahan kendi di Pelabuhan Kota Gorontalo.

Kegiatan peresmian juga diikuti dengan kunjungan ke atas kapal bersama Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi dan Media Thontowi Djauhari, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Provinsi Gorontalo.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Perhubungan Budi Karya atas alokasi KM Sabuk Nunsatara 76. Menurutnya, fasilitas pelayaran ini sangat penting untuk konektivitas antar daerah antar pulau dan bisa mendorong perputaran ekonomi semakin baik.

“Saya lihat kapal ini bagus, apalagi dijelaskan pakai AC, ada kamar, harganya murah,” ujarnya.

Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 76 dengan Pelabuhan Pangkalan Gorontalo, merupakan kapal 2000 GT milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang dalam pengoperasiannya diamanahkan kepada Kantor KSOP Kelas III Gorontalo.

Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Medy Purwanto menjelaskan, dengan beroperasinya Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 76 ini diharapakn dapat mendukung keberlangsungan konektivitas dan mobilitas orang dan barang di wilayah – wilayah Gorontalo dengan rute pelayaran R-41, yaitu Gorontalo – Luwuk – Banggai – Bacan – Ternate – Bacan – Banggai – Luwuk – Gorontalo.

Baca Juga :  Bandara Rendani Pelayanan Harus Maksimal dan Optimal

“Kami mengapreasiasi gerak cepat Bapak Gubernur yang kemarin telah mensosialisasikan pengoperasian perdana kapal sabuk nusantara 76 di radio RRI Gorontalo. Kolaborasi dan kontribusi pemerintah daerah dalam menjaga, merawat dan mengoptimalkan kapal sangat kami harapkan,” ungkapnya.

Selain sosialisasi terhadap jadwal pengoperasian kapal kepada masyarakat, Medy juga berpesan kepada KSOP dan Operator Kapal untuk memperhatikan aspek safety, security, services dan clean ocean.

“Kami melihat antusias masyarakat dalam menggunakan kapal ini. Semoga utilitas kapal ini terjaga dan terus meningkat sehingga manfaat pelayanan kapal dapat tercapai,” ujarnya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Gorontalo – Ternate, Kemenhub Luncurkan Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 76
Kepala Kantor KSOP Kelas III Gorontalo Taher Laitupa

Kapal perintis KM Sabuk Nusantara merupakan salah satu program Tol Laut Presiden Joko Widodo. Pengoperasian kapal tersebut merupakan rangkaian bukti-bukti kongkrit dari Program Tol Laut Presiden Joko Widodo.

“Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, juga akan terus menggulirkan program Tol Laut untuk meningkatkan konektivitas dan menekan disparitas harga dan kelancaran distribusi logistik, khususnya di wilayah 3TP Indonesia,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor KSOP Kelas III Gorontalo Taher Laitupa mengatakan bahwa Kehadiran Kapal Perintis 76 ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Gorontalo.

“Kehadiran KM Sabuk Nusantara 76 ini merupakan bentuk komitmen Kemenhub dalam meningkatkan layanan dan konektivitas di Indonesia, khususnya di Gorontalo,” ujar Taher.

Kapal ini merupakan rute yang diusulkan Pemerintahan Provinsi Gorontalo, dalam memfasilitasi dan mendukung pergerakan masyarakat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, serta program strategis Pemerintahan Provinsi Gorontalo.

Sebagai informasi, KM Sabuk Nusantara 76 berukuran 2000 GT dengan kapasitas penumpang sebanyak 484 orang. Harga tiket per penumpang di awal peresmian yakni termurah Rp13.000 dan termahal Rp33.000. (*)


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *