Shadow

Jelang Dibukanya Penerbangan Internasional, Kemenhub Pastikan Kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai

Bagikan

Bali (11/10/2021): Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto pada hari Sabtu (9/10/2021), memastikan kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai menjelang pembukaan penerbangan internasional di bandara tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan simulasi pelayanan di terminal kedatangan internasional.  Dalam kegiatan tersebut, Dirjen Novie didampingi Direktur Keamanan Penerbangan, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Dir. Ops Angkasa Pura I, GM AirNav, Sekda Provinsi Bali dan Danlanud I Gusti Ngurah Rai. "Kami bersama-sama melakukan pengecekan langsung dan melihat simulasi pelayanan di terminal kedatangan internasional di Bandara Ngurah Rai. Semua proses di bandara disimulasikan dengan detil, dan kami menilai semua sudah dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.  Beberapa fasilitas pelayanan telah tersedia dan beroperasi dengan baik di terminal kedatangan internasional. Semua hal terkait fasilitas untuk protokol kesehatan juga telah tersedia seperti tempat pemeriksaan untuk penumpang dengan suhu >38 derajat celcius, tempat pemeriksaan dokumen kesehatan, 20 bilik untuk pengambilan sample Test PCR, tempat pemeriksaan keimigrasian, Baggage Handling System, alat pengatur suhu ruangan, FIDS, tempat pemeriksaan kepabeanan dan Holding Area sebagai ruang tunggu hasil swab PCR. Tempat duduk untuk menunggu pun sudah diberi jarak aman sesuai protokol kesehatan.  “Saya menghimbau kepada penyelenggara bandara dan stakeholders terkait untuk terus berkoordinasi dan bersama-sama menciptakan pelayanan yang terbaik. Hal ini penting dilakukan agar pada saat dibukanya nanti tidak ada hal-hal yang menghambat proses kedatangan penumpang. Harapan kami, semua bisa berjalan dengan baik dan semua pihak dapat mematuhi protokol kesehatan dengan ketat,” tambahnya. Apresiasi yang tinggi diberikan Dirjen Novie kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam rencana pembukaan kembali penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai.  “Saya sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan semua fasilitas pelayanan yang dibutuhkan. Kami akan terus memantau kondisi Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak persiapan hingga pembukaan dan pelaksanaan penerbangan internasional. Keberhasilan Bali akan menjadi rujukan bagi daerah-daerah lain untuk secara bertahap membuka pariwisata bagi pasar mancanegara,” pungkas Dirjen Novie. (*)

Bali (11/10/2021): Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto pada hari Sabtu (9/10/2021), memastikan kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai menjelang pembukaan penerbangan internasional di bandara tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan simulasi pelayanan di terminal kedatangan internasional.

Dalam kegiatan tersebut, Dirjen Novie didampingi Direktur Keamanan Penerbangan, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Dir. Ops Angkasa Pura I, GM AirNav, Sekda Provinsi Bali dan Danlanud I Gusti Ngurah Rai.

“Kami bersama-sama melakukan pengecekan langsung dan melihat simulasi pelayanan di terminal kedatangan internasional di Bandara Ngurah Rai. Semua proses di bandara disimulasikan dengan detil, dan kami menilai semua sudah dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.

Beberapa fasilitas pelayanan telah tersedia dan beroperasi dengan baik di terminal kedatangan internasional. Semua hal terkait fasilitas untuk protokol kesehatan juga telah tersedia seperti tempat pemeriksaan untuk penumpang dengan suhu >38 derajat celcius, tempat pemeriksaan dokumen kesehatan, 20 bilik untuk pengambilan sample Test PCR, tempat pemeriksaan keimigrasian, Baggage Handling System, alat pengatur suhu ruangan, FIDS, tempat pemeriksaan kepabeanan dan Holding Area sebagai ruang tunggu hasil swab PCR. Tempat duduk untuk menunggu pun sudah diberi jarak aman sesuai protokol kesehatan.

Bali (11/10/2021): Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto pada hari Sabtu (9/10/2021), memastikan kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai menjelang pembukaan penerbangan internasional di bandara tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan simulasi pelayanan di terminal kedatangan internasional.  Dalam kegiatan tersebut, Dirjen Novie didampingi Direktur Keamanan Penerbangan, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Dir. Ops Angkasa Pura I, GM AirNav, Sekda Provinsi Bali dan Danlanud I Gusti Ngurah Rai. "Kami bersama-sama melakukan pengecekan langsung dan melihat simulasi pelayanan di terminal kedatangan internasional di Bandara Ngurah Rai. Semua proses di bandara disimulasikan dengan detil, dan kami menilai semua sudah dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.  Beberapa fasilitas pelayanan telah tersedia dan beroperasi dengan baik di terminal kedatangan internasional. Semua hal terkait fasilitas untuk protokol kesehatan juga telah tersedia seperti tempat pemeriksaan untuk penumpang dengan suhu >38 derajat celcius, tempat pemeriksaan dokumen kesehatan, 20 bilik untuk pengambilan sample Test PCR, tempat pemeriksaan keimigrasian, Baggage Handling System, alat pengatur suhu ruangan, FIDS, tempat pemeriksaan kepabeanan dan Holding Area sebagai ruang tunggu hasil swab PCR. Tempat duduk untuk menunggu pun sudah diberi jarak aman sesuai protokol kesehatan.  “Saya menghimbau kepada penyelenggara bandara dan stakeholders terkait untuk terus berkoordinasi dan bersama-sama menciptakan pelayanan yang terbaik. Hal ini penting dilakukan agar pada saat dibukanya nanti tidak ada hal-hal yang menghambat proses kedatangan penumpang. Harapan kami, semua bisa berjalan dengan baik dan semua pihak dapat mematuhi protokol kesehatan dengan ketat,” tambahnya. Apresiasi yang tinggi diberikan Dirjen Novie kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam rencana pembukaan kembali penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai.  “Saya sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan semua fasilitas pelayanan yang dibutuhkan. Kami akan terus memantau kondisi Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak persiapan hingga pembukaan dan pelaksanaan penerbangan internasional. Keberhasilan Bali akan menjadi rujukan bagi daerah-daerah lain untuk secara bertahap membuka pariwisata bagi pasar mancanegara,” pungkas Dirjen Novie. (*)

“Saya menghimbau kepada penyelenggara bandara dan stakeholders terkait untuk terus berkoordinasi dan bersama-sama menciptakan pelayanan yang terbaik. Hal ini penting dilakukan agar pada saat dibukanya nanti tidak ada hal-hal yang menghambat proses kedatangan penumpang. Harapan kami, semua bisa berjalan dengan baik dan semua pihak dapat mematuhi protokol kesehatan dengan ketat,” tambahnya.

Apresiasi yang tinggi diberikan Dirjen Novie kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam rencana pembukaan kembali penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Juga :  Sambut Pelaksanaan KTT ASEAN Ke-42, Bandara Komodo Mulai Mempersiapkan Fasilitas Sarana Prasarana

“Saya sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan semua fasilitas pelayanan yang dibutuhkan. Kami akan terus memantau kondisi Bandara I Gusti Ngurah Rai sejak persiapan hingga pembukaan dan pelaksanaan penerbangan internasional. Keberhasilan Bali akan menjadi rujukan bagi daerah-daerah lain untuk secara bertahap membuka pariwisata bagi pasar mancanegara,” pungkas Dirjen Novie. (*)


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *