Shadow

Lapter Sekayu Ditingkatkan Jadi Bandara Pangeran Abdul Hamid, Bupati Muba: Kami Minta Dukungan Dari Semua Pihak

Bagikan

Lapter Sekayu Ditingkatkan Jadi Bandara Pangeran Abdul Hamid
Landasan pacu Lapter Sekayu, Foto: Istimewa

Sekayu (7/3/2021): Lapangan Terbang (Lapter) Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan, akan ditingkatkan statusnya menjadi Bandara Pangeran Abdul Hamid. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex di Sekayu, pada Selasa (2/3/2021).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dodi mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Muba terus mendorong peningkatan status lapangan terbang tersebut  menjadi bandara seiring dengan potensi yang ditinjau oleh Pemerintah Daerah.

“Lapangan Terbang Sekayu telah dibangun sejak tahun 2004. Dan kami bersama tokoh masyarakat di Muba sepakat menyematkan nama Bandara Pangeran Abdul Hamid,” katanya.

Lapter Sekayu Ditingkatkan Jadi Bandara Pangeran Abdul Hamid
Bupati Muba Dodi Reza Alex, Foto: Istimewa

Lebih lanjut Dodi menjelaskan, bahwa bandara tersebut juga sudah dilengkapi dengan operasional dan sarana prasarana yang memadai. Kehadiran Bandara Pangeran Abdul Hamid, menurut Dodi juga dapat mendorong peningkatan agenda pariwisata maupun olahraga yang diselenggarakan di Kabupaten Muba.

“Kalau kita tidak dihadapkan dengan pandemi Covid-19, tidak hanya bandara saja, tetapi juga akan terkoneksi dengan sekolah penerbangan,” ujar Bupati Dodi.

Sepanjang tahun 2021 ini akan ada enam event nasional dan internasional yang rencananya akan diselenggarakan di Kabupaten Muba. Dengan adanya event tersebut, Dodi berharap dapat kembali menggairahkan perekonomian di Muba.

Lapter Sekayu Ditingkatkan Jadi Bandara Pangeran Abdul Hamid
Mencoba take off dan landing di Bandara Pangeran Abdul Hamid, Foto: Istimewa

“Oleh karena itu, kami minta dukungan dari semua pihak, khususnya warga Muba. Tujuannya tidak lain, ini adalah upaya kita untuk kembali membuat perekonomian di Muba kembali bergairah,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Dodi juga telah melakukan uji coba sendiri dengan menumpang pesawat jenis BN2T/PK-WMR take off dan landing di Bandara Pangeran Abdul Hamid. Sehinggga ia pun optimis bandara tersebut dapat segera beroperasi. “Dengan mempercepat realisasi operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid, maka sama saja dengan membuka ruang seluas-luasnya untuk masuknya investor,” ungkap Dodi. (*)

Baca Juga :  Agar Harga Stabil, Menhub Jaga Kelancaran Distribusi Bahan Pangan Lewat Tol Laut

 


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *