Shadow

Rangkaian Harhubnas 2020, Kemenhub Gelar Padat Karya di Lingkungan Pelabuhan Makassar

Bagikan

Makassar (23/9/2020): Kementerian Perhubungan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Makassar bersama seluruh stakeholder Pelabuhan Makassar melaksanakan kegiatan Padat Karya di lingkungan Pelabuhan Makassar yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo.

Kegiatan padat karya ini diinisiasi oleh tiga UPT Ditjen Perhubungan Laut, yaitu Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Distrik Navigasi Kelas I Makassar bersama PT. Pelindo IV (Persero) Cabang Makassar. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 17 September dan tetap menerapkan protokol kesehatan, memakai masker dan menjaga jarak.

Beberapa pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembersihan, perbaikan, pemeliharaan dan pengecatan sarana dan prasarana di lingkungan Pelabuhan Makassar yang melibatkan masyarakar sekitar, termasuk para Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan.

Kemenhub Gelar Padat Karya di Lingkungan Pelabuhan Makassar-Nusantara Info
Pelaksanaan Program Padat Karya di Lingkungan Pelabuhan Makassar

Dalam sambutannya, Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo mengatakan, bahwa selain bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19, kegiatan padat karya juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

“Program padat karya penting untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok unskill sehingga proses pemulihan ekonomi nasional bisa lebih cepat,” kata Dirjen Agus.

Menurutnya, kegiatan ini juga untuk membangun pola hidup produktif bagi masyarakat dan menciptakan kondisi lingkungan yang lebih bersih dan nyaman khususnya di lingkungan Pelabuhan Makassar.

Pihaknya menegaskan kepada seluruh peserta padat karya agar tetap menjaga kesehatan dalam kondisi apapun dan tetap mentaati protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Program padat karya yang dilakukan Kementerian Perhubungan merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia tentang pemulihan ekonomi nasional. Kegiatan padat karya seperti ini akan dilakukan secara berkesinambungan di berbagai daerah, yakni di 29 provinsi di Indonesia yang ditargetkan dalam program padat karya, dengan melibatkan masyarakat setempat sehingga diharapkan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (*)

Baca Juga :  Presiden RI Resmikan Bandara Ngloram, Menhub: Sudah Layani Penerbangan Seminggu 2 Kali

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *