
Tangerang Selatan, Nusantara Info: Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Sekretariat Daerah tercatat melakukan belanja pengadaan sarung merek BHS Classic senilai Rp1 miliar pada Tahun Anggaran 2025. Pengadaan tersebut merupakan bagian dari paket belanja suvenir atau cenderamata untuk kegiatan Safari Ramadan.
Informasi itu terkonfirmasi dalam laman e-katalog Pemkot Tangerang Selatan yang memuat satu paket pengadaan sarung BHS, mukena, dan suvenir/cenderamata fasilitasi Safari Ramadan dengan total anggaran belanja sebesar Rp2.025.000.000.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Rizkiyah, membenarkan adanya pengadaan sarung BHS tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembelian dilakukan melalui mekanisme e-katalog sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Kan sudah sesuai dengan e-katalog. Tahun ini ada, tapi tidak banyak. Sama e-katalog juga, seperempat dari tahun lalu. Banyak efisiensi,” kata Rizkiyah saat ditemui di Serpong, Selasa (10/2/2026).
Diklaim untuk Safari Ramadan
Rizkiyah menerangkan, sarung BHS yang dibeli tersebut digunakan sebagai suvenir dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh jajaran pimpinan daerah.
Menurutnya, pemberian cenderamata kepada tokoh masyarakat dan pemuka agama yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan etika sosial.
“Dalam hal Safari Ramadan, kita bertemu dengan para tokoh, rasanya tidak elok apabila tidak ada yang bisa diberikan. Jadi sifatnya sekalian Safari Ramadan pimpinan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada Tahun Anggaran 2026 pengadaan serupa tetap dilakukan, namun dengan jumlah yang lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Rizkiyah menyebut anggaran 2026 hanya sekitar seperempat dari nilai belanja tahun 2025 sebagai bagian dari langkah efisiensi.
Meski demikian, detail nominal anggaran belanja sarung BHS untuk 2026 belum dipaparkan secara rinci.
Sorotan Transparansi dan Efisiensi Anggaran
Pengadaan suvenir bernilai miliaran rupiah ini menjadi sorotan publik di tengah upaya efisiensi belanja daerah dan optimalisasi program prioritas pelayanan masyarakat.
Berdasarkan data pada laman e-katalog Pemkot Tangsel, paket pengadaan tersebut mencakup sarung BHS, mukena, serta suvenir/cenderamata untuk fasilitasi Safari Ramadan dengan total anggaran Rp2,025 miliar. Namun tidak dirinci secara terbuka komposisi harga satuan masing-masing item dalam paket tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait pengadaan sarung BHS tersebut.
Awak media masih berupaya menggali informasi lebih lanjut, termasuk terkait pertimbangan pemilihan merek, rincian jumlah unit yang dibeli, serta mekanisme distribusi cenderamata dalam kegiatan Safari Ramadan.
Pentingnya Akuntabilitas Belanja Daerah
Pengadaan barang melalui e-katalog memang menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas belanja publik. Sistem ini memungkinkan proses pengadaan dilakukan secara elektronik dengan harga yang telah terstandarisasi.
Namun, pengawasan publik tetap diperlukan untuk memastikan bahwa belanja daerah benar-benar sesuai kebutuhan dan proporsional dengan prioritas pembangunan.
Pemkot Tangsel sendiri dalam berbagai kesempatan menyatakan komitmennya terhadap efisiensi anggaran dan peningkatan pelayanan publik. Karena itu, kejelasan mengenai urgensi dan besaran belanja suvenir menjadi bagian penting dari akuntabilitas penggunaan APBD.
Hingga informasi ini disampaikan, proses klarifikasi dan pendalaman data masih terus dilakukan guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait pengadaan tersebut. (*)






