CEO Securitech Achmad Fauzi: Semoga Dunia Penerbangan Segera Pulih

Bagikan

Jakarta, 26/11/2020: Melemahnya bisnis dunia penerbangan akibat dampak pandemi Covid-19, membuat berbagai sektor usaha di dalamnya pun turut mengalami penurunan, salah satunya adalah usaha wrapping atau jasa bungkus bagasi milik Securitech Indonesia.

CEO Securitech Achmad Fauzi: Semoga Dunia Penerbangan Segera Pulih - Nusantara Info
Counter Securitech Wrapping di Bandara Hang Nadim Batam

CEO Securitech Indonesia, Achmad Fauzi mengemukakan, akibat pandemi Covid-19, penumpang di bandara pun mengalami penurunan drastis sehingga berpengaruh terhadap berbagai usaha yang berada di dalam bandara, begitu juga dengan usaha wrapping yang turut terkena imbasnya karena sepinya penumpang dan tidak ada yang menggunakan jasa bungkus bagasi.

“Awal pandemi Covid-19, itu sangat terasa sekali ya tidak ada pemasukan, di bandara tidak ada penumpang sama sekali. Perlahan, kini urat nadi penerbangan kembali berdenyut meskipun belum sepenuhnya normal akibat pandemi dan masih terbatas. Saya berharap, semoga dunia penerbangan segera pulih seperti dahulu, agar semua bisnis dan UMKM yang ada di bandara pun dapat hidup kembali,” katanya.

CEO Securitech Achmad Fauzi: Semoga Dunia Penerbangan Segera Pulih - Nusantara Info
CEO Securitech Indonesia Achmad Fauzi

Securitech Indonesia merupakan usaha wrapping terbesar di Asia dan ada di seluruh bandara di Indonesia. Securitech Indonesia berdiri tahun 2008, artinya 12 tahun sudah Securitech melayani penumpang di bandara yang membutuhkan jasa bungkus bagasi.

Meskipun tahun ini pandemi Covid-19 membuat usaha wrapping ikut melemah, Fauzi optimis Securitech Indonesia dapat terus maju di bidang usaha wrapping.

CEO Securitech Achmad Fauzi: Semoga Dunia Penerbangan Segera Pulih - Nusantara Info
Tim Securitech Wrapping

“Badai pandemi Covid-19 ini sangat besar, mampu menggoyahkan perekonomian global. Tapi saya tetap optimis Securitech Indonesia tetap ada untuk melayani para penumpang di bandara karena dalam kepengelolaan, kami mengutamakan kewajiban dan profesionalisme dalam melayani,” tutur pria kelahiran Bandung yang besar di Pulau Dewata, Bali. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait