Resmi Gabung IATA, HMS Targetkan Pertumbuhan Bisnis Tahun Ini 20%

Bagikan

Resmi Gabung IATA, HMS Targetkan Pertumbuhan Bisnis Tahun Ini 20%

Jakarta (28/3/2024): PT Hyper Mega Shipping (HMS) telah resmi bergabung dengan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) sejak 16 September 2023 lalu. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Business Development Manager HMS Bima Swastika Aryasena dalam acara Media Gathering & Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan di Hotel Orchardz Jayakarta, Rabu (27/3/2024).

“Dengan bergabungnya HMS menjadi anggota IATA yang terakreditasi, tentunya dapat meningkatkan prestise dan kredibilitas perusahaan dalam melayani air freight. Selain itu, HMS juga diberikan kode numeric IATA yang memungkinkan perusahaan atau agen langsung diidentifikasi oleh industri kargo udara internasional,” ujar Bima.

Dengan menjadi anggota IATA, menurutnya pelanggan HMS juga bisa menggunakan pelayanan melalui air freight terbaik sesuai standar internasional.

“Tentunya langkah ini diharapkan dapat meningkatkan performa bisnis HMS, baik dari sisi pendapatan maupun profit. Di tahun 2024 ini, kami menargetkan pertumbuhan bisnis sebesar 20%,” ungkap Bima.

Melansir dari laman resmi IATA, bahwa saat ini IATA mewakili 300 maskapai penerbangan di lebih dari 120 negara, di mana anggotanya mencakup penerbangan penumpang dan kargo dengan memiliki 83% lalu lintas terkemuka di seluruh dunia.

Lebih lanjut Bima mengatakan, bahwa saat ini di CargoLink Directory (IATA) hanya terdapat 54 perusahaan supply chain profesional di Indonesia yang terdaftar, salah satunya adalah HMS. Jumlah tersebut akan berkurang jika menghitung anggota yang berbasis lokal, karena kebanyakan dari mereka merupakan cabang dari perusahaan internasional yang diberi izin kantor pusatnya.

“Berbasis di Indonesia, HMS adalah salah satu perusahaan forwarder local dari ribuan perusahaan forwarder yang terakreditasi secara global dengan keanggotaan IATA. Berdiri sejak 2004, HMS kini berkembang menjadi perusahaan jasa pengiriman barang internasional, di mana Jakarta menjadi pusat operasi utama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bima juga membeberkan apa saja keuntungan dengan menjadi anggota IATA, di antaranya adalah sebagai berikut:

Asosiasi maskapai penerbangan IATA bertanggung jawab mengantarkan kargo denga naman dan tepat waktu dari lokasi satu dengan lokasi lain.

  1. Asosiasi maskapai penerbangan IATA bertanggung jawab untuk mengantarkan kargo dengan amandan tepat waktu dari lokasi satu dengan lokasi lain. Anggota IATA telah mematuhi pedoman dalam menjalankan bisnis untuk anggota.
  2. Perusahaan dapat mulai bekerja sama dengan agen untuk membantu menyederhanakan aspek pengiriman lainnya, termasuk pengurusan bea cukai.
  3. Dengan keanggotaan IATA, perusahaan memiliki kode integral, dan penting untuk identifikasi maskapai penerbangan, tujuan maupun dokumentasi lalu lintas.
  4. Perusahaan ekspedisi atau agen mendapat pengakuan di industri pengiriman atas keahlian finansial dan profesional dalam menjalankan bisnisnya.
Baca Juga :  Angkutan Udara Perintis untuk Kargo Sudah Dimulai, Harga Sembako Bisa Lebih Murah 40 %

Sustainability and Green Logistics

Di tahun 2024 ini, HMS juga berkomitmen terhadap Environmental, Social, Governance (ESG) dan Green Logistics. Perusahaan tersebut memandang bahwa bisnis tidak hanya dari segi finansial, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki dampak terhadap lingkungan, masyarakat, dan tata kelola perusahaan.

Mengikuti perkembangan teknologi, HMS kini menggunakan layanan E-DO (Electronic Delivery Order). Hasilnya, HMS berhasil mengurangi penggunaan kertas hingga 40%.  Implementasi teknologi ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional perusahaan, tetapi juga menghadirkan sejumlah keuntungan lingkungan.

Pemanfaatan kemajuan teknologi oleh HMS, seperti penggunaan Newsletter sebagai media informasi internal, mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengadopsi solusi berkelanjutan. Sehingga, HMS mampu mencapai penghematan kertas hingga 100% memberikan dampak positif pada keberlanjutan lingkungan.

HMS bukan hanya sekadar menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga melakukan banyak kegiatan sosial. Komitmen untuk terlibat dalam kegiatan sosial mencerminkan nilai-nilai perusahaan yang berfokus pada keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat, menciptakan ekosistem di mana pertumbuhan bisnis beriringan dengan kesejahteraan sosial.

“Di HMS Group, kami memberikan pengalaman solusi logistik yang dipersonalisasi dan disesuaikan dengan kebutuhan industri, perangkat lunak dan sistem yang dibangun dengan baik. Bersama dengan teknologi inovatif kami, kami memiliki kunci untuk memberikan tingkat kepuasan pelanggan tertinggi,” tutup Bima. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait