Dihantam Gelombang, Kapal Cepat KM Putri Island 02 Bocor di Selat Lombok

Bagikan

Dihantam Gelombang, Kapal Cepat KM Putri Island 02 Bocor di Selat Lombok
Ilustrasi Kapal Cepat KM Putri Island 02 alami kebocoran di Selat Lombok. (Foto: Istimewa)

Karangasem, Nusantara Info: Sebuah kapal cepat (fast boat) KM Putri Island 02 rute Gili Trawangan menuju Padangbai mengalami kebocoran saat melintasi perairan Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, Senin (2/3/2026).

Insiden terjadi sekitar pukul 12.05 WITA di wilayah perairan Selat Lombok bagian utara, tepatnya sekitar 4 nautical mile dari Gili Trawangan menuju Padangbai, pada koordinat 8°26’110″ S – 115°47’847″E.

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda Nengah Artono, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini, kapal telah berhasil ditambatkan di Pelabuhan Padangbai.

“Korban jiwa nihil. Saat ini KM Putri Island 02 dalam kondisi ditambatkan di mooring kapal di Padangbai,” ujar Artono, Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan kronologi, kapal yang dinakhodai FR itu berangkat dari Pelabuhan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), sekitar pukul 11.30 WITA dengan mengangkut 108 penumpang dan enam anak buah kapal (ABK).

Dari total penumpang, sebanyak 106 orang merupakan warga negara asing (WNA), sementara dua lainnya warga negara Indonesia (WNI). Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Pelabuhan Rakyat Padangbai, Karangasem, Bali.

Namun, saat baru berlayar sekitar 4 nautical mile dari titik keberangkatan, kapal dihantam gelombang tinggi yang mengenai bagian haluan depan hingga ke badan kapal bagian bawah. Benturan tersebut menyebabkan kebocoran dan air laut masuk ke ruang kemudi serta dek penumpang.

Menyadari kondisi darurat, nakhoda segera mengambil langkah cepat dengan memerintahkan seluruh ABK memutus aliran listrik guna menghindari risiko korsleting. Akibatnya, sebagian perangkat kapal tidak dapat dioperasikan.

Pihak kapal kemudian menghubungi operator, PT Wijaya Perkasa di Padangbai, untuk meminta bantuan evakuasi dan penarikan kapal.

Proses evakuasi dilakukan oleh KM Karunia Perkasa yang berhasil memindahkan seluruh penumpang dari KM Putri Island 02. Setelah itu, kapal yang mengalami kebocoran ditarik menuju Pelabuhan Padangbai.

Baca Juga :  KAI Commuter dan PT INKA Sepakat Tandatangani MoU Pengadaan KRL

“Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Padangbai pada pukul 15.30 WITA dalam kondisi selamat,” jelas Artono.

Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan gelombang di jalur penyeberangan laut, khususnya di kawasan Selat Lombok yang dikenal memiliki arus dan gelombang cukup kuat. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait