
TANGERANG, NUSANTARA INFO: Ikatan Alumni Curug (IAC) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III di Atria Hotel Gading Serpong, Tangerang, Sabtu (24/10/2026). Forum ini menjadi momentum bagi alumni pendidikan penerbangan Curug untuk memperkuat kebersamaan, mengevaluasi aturan organisasi, serta merumuskan program kerja empat tahun ke depan.
Munas III IAC mengusung tema “Meneguhkan Marwah Curug Memimpin Masa Depan Penerbangan”. Melalui agenda ini, IAC diharapkan dapat memperkuat peran alumni dalam mendukung perkembangan industri penerbangan nasional sekaligus menjaga hubungan lintas generasi.
Ketua Panitia Munas III IAC 2026, Alek Rudi Nainggolan, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum organisasi, tetapi juga kesempatan bagi alumni Curug untuk kembali menjalin silaturahmi dan memperkuat komunikasi.
Menurut Alek, pertemuan alumni dari berbagai generasi menjadi kesempatan untuk menyatukan gagasan dan membangun sinergi yang lebih kuat. Jejaring alumni yang tersebar di berbagai wilayah dan bidang pekerjaan dinilai memiliki potensi untuk memberikan kontribusi bagi industri penerbangan Indonesia.
Melalui Munas III, para alumni diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus merumuskan langkah konkret agar keberadaan IAC memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggota, almamater, dan dunia penerbangan nasional.
Munas III IAC Bahas AD/ART dan Program Kerja
Ketua Umum IAC Elfi Amir, yang akrab disapa Tevi, mengatakan Munas III memiliki agenda penting, tidak hanya terkait pergantian kepemimpinan, tetapi juga evaluasi aturan organisasi dan penyusunan program kerja untuk periode berikutnya.
Menurut Tevi, forum tersebut akan membahas evaluasi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), sekaligus merumuskan program kerja untuk empat tahun mendatang. Pembahasan akan dilakukan melalui komite yang dibentuk dalam forum Munas.
“Yang pertama, kita mengharapkan ada hasilnya, yaitu program kerja untuk periode berikutnya. Apa saja yang terbaik untuk Ikatan Alumni,” ujar Tevi dalam wawancara menjelang pelaksanaan Munas III IAC di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Penyusunan program kerja menjadi salah satu agenda penting untuk memastikan organisasi memiliki arah yang jelas. Program yang dirumuskan diharapkan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kegiatan konkret selama masa kepengurusan mendatang.
Selain itu, evaluasi AD/ART menjadi bagian dari upaya meninjau kembali ketentuan organisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan anggota dan perkembangan IAC.
Melalui pembahasan tersebut, Munas III diharapkan menghasilkan keputusan yang dapat menjadi landasan bagi kepengurusan baru dalam menjalankan organisasi secara lebih terarah.
Perkuat Jejaring Alumni untuk Masa Depan Penerbangan
IAC menghimpun alumni pendidikan penerbangan Curug yang berkiprah di berbagai sektor. Jejaring tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan profesional sekaligus mendorong kontribusi alumni terhadap perkembangan industri penerbangan nasional.
Karena itu, Munas III diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan terkait struktur organisasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi ant alumni untuk mendukung kemajuan sektor penerbangan.
Tema “Meneguhkan Marwah Curug Memimpin Masa Depan Penerbangan” mencerminkan harapan agar semangat kebersamaan dan nilai-nilai yang melekat pada almamater Curug tetap terjaga di tengah perubahan industri penerbangan.
Kepengurusan baru nantinya diharapkan mampu menerjemahkan semangat tersebut menjadi program yang bermanfaat bagi anggota, memperkuat hubungan dengan almamater, serta membuka peluang kontribusi yang lebih luas bagi industri penerbangan Indonesia.
Dengan agenda pemilihan kepengurusan, evaluasi AD/ART, dan penyusunan program kerja empat tahun ke depan, Munas III IAC menjadi kesempatan bagi para alumni untuk menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat peran IAC pada masa mendatang. (*)






