Catat! Puncak Mudik Nataru 2026/2027 Diprediksi 23 Desember, Arus Balik 3 Januari

Bagikan

Catat! Puncak Mudik Nataru 2026/2027 Diprediksi 23 Desember, Arus Balik 3 Januari
Ilustrasi kendaraan mengantre di gerbang tol saat periode arus mudik. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, NUSANTARA INFO: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 terjadi pada 23 Desember 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 3 Januari 2027.

Prediksi tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub yang mengacu pada data historis dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Hasil survei dari BKT berdasarkan data histori dari teman-teman dari BUJT diprediksi puncak arus ini akan terjadi pada tanggal 23 Desember, kemudian arus balik ada di tanggal 3 Januari,” ujar Aan dalam konferensi pers di kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026).

Prediksi ini menjadi salah satu acuan dalam mempersiapkan pengelolaan lalu lintas dan pelayanan transportasi selama periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Kemenhub Evaluasi Mudik Nataru Sebelumnya

Aan mengatakan, Kemenhub telah mengevaluasi pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 sebagai bahan persiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada akhir 2026 hingga awal 2027.

Berdasarkan hasil evaluasi, penyelenggaraan angkutan Nataru sebelumnya berjalan lancar. Salah satu indikatornya adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan operasi tersebut.

“Dari evaluasi yang kita lakukan, pelaksanaan Natal Tahun Baru 2025/2026 ini berjalan dengan lancar. Indikatornya adalah kepuasan masyarakat, 87,9 persen merasa puas atas pelaksanaan operasi Nataru 2025/2026,” kata Aan.

Capaian kepuasan tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi bagi pemerintah untuk mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus memperbaiki aspek yang masih perlu ditingkatkan.

Kemenhub Siapkan Perbaikan Layanan Nataru 2026/2027

Kemenhub juga telah menerima sejumlah masukan dan rekomendasi dari pemangku kepentingan untuk meningkatkan penyelenggaraan angkutan Nataru 2026/2027.

Masukan tersebut berasal dari asosiasi, BUJT, serta kementerian dan lembaga terkait. Rekomendasi itu akan digunakan sebagai bahan penyusunan langkah perbaikan dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

Baca Juga :  Bandara Senggeh Laksanakan Program Padat Karya, Ini Untuk Menjalin Kerja Sama dan Membantu Perekonomian Masyarakat Sekitar

Aan menegaskan, hasil evaluasi dan masukan berbagai pihak menjadi modal dasar untuk meningkatkan pelayanan transportasi pada periode Nataru mendatang.

“Ada beberapa evaluasi yang harus kita lakukan dan ada beberapa rekomendasi yang harus kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan di Nataru 2026/2027 ini. Kami tadi sudah mendapatkan beberapa masukan dari stakeholder, dari asosiasi, dari BUJT, dari K/L yang lain untuk perbaikan pelaksanaan operasi Nataru 2026-2027,” ujarnya.

Dengan prediksi puncak mudik pada 23 Desember 2026 dan arus balik pada 3 Januari 2027, masyarakat diimbau mulai merencanakan perjalanan lebih awal serta memantau informasi resmi mengenai kondisi lalu lintas dan kebijakan transportasi.

Persiapan tersebut diharapkan membantu masyarakat mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait