
Tehran, Nusantara Info: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran memastikan kondisi keamanan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran hingga saat ini masih relatif aman dan terkendali. Hasil komunikasi intensif yang dilakukan KBRI dengan para WNI di berbagai wilayah menunjukkan tidak adanya gangguan keamanan signifikan, khususnya di kota-kota yang menjadi simpul utama komunitas WNI seperti Qom dan Isfahan.
KBRI Tehran menyampaikan, mayoritas WNI di Iran merupakan pelajar dan mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai lembaga, terutama yang bermukim di Kota Qom. Berdasarkan asesmen situasi terakhir yang dilakukan hingga 12 Januari, kondisi di lapangan dinilai masih kondusif sehingga belum diperlukan langkah evakuasi.
Meski demikian, KBRI Tehran bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia tetap menyiapkan skema dan langkah-langkah kontigensi sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi eskalasi situasi keamanan. Persiapan tersebut dilakukan guna memastikan keselamatan dan perlindungan maksimal bagi seluruh WNI di Iran.
“KBRI terus memantau perkembangan situasi secara cermat dan melakukan persiapan sesuai rencana kontigensi yang telah disusun, sebagai langkah antisipatif,” demikian pernyataan KBRI Tehran.
Saat ini tercatat sebanyak 386 WNI berada di Iran. KBRI mengimbau seluruh WNI untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber-sumber resmi, serta menghindari lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan risiko, seperti pusat demonstrasi dan kerumunan massa. WNI juga diminta untuk menjaga komunikasi secara aktif dengan KBRI Tehran.
Sementara itu, bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Iran, KBRI Tehran mengimbau agar menunda perjalanan hingga situasi keamanan benar-benar dinyatakan kondusif.
Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Tehran melalui nomor +98 991 466 8845 atau +98 902 466 8889. Selain itu, WNI juga dapat menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di nomor +62 812 9007 0027. (*)






