Purbaya Copot 2 Dirjen Sekaligus, Tiga Kursi Strategis Kemenkeu Kini Kosong

Bagikan

Purbaya Copot 2 Dirjen Sekaligus, Tiga Kursi Strategis Kemenkeu Kini Kosong
Menkeu Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Nusantara Info: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan perombakan di jajaran pejabat eselon I Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan mencopot dua direktur jenderal sekaligus. Langkah ini membuat tiga posisi strategis di tubuh Kemenkeu kini kosong dan tengah dalam proses seleksi pengganti.

Dua pejabat yang diberhentikan adalah Direktur Jenderal Anggaran Luky Alfirman serta Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu. Keduanya kini telah digantikan sementara oleh pelaksana harian (Plh) sejak Selasa (21/4/2026).

“Iya, sudah dikasih Plh sekarang. Dari kemarin sore sudah aktif,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

Meski dicopot dari jabatannya, Purbaya memastikan kedua pejabat senior tersebut tidak akan keluar dari lingkaran Kemenkeu. Ia menyebut pihaknya tengah menyiapkan posisi baru yang dinilai lebih tepat.

“Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka,” katanya.

Selain dua posisi tersebut, satu jabatan eselon I lainnya juga tengah kosong, yakni Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK). Posisi ini ditinggalkan oleh Masyita Crystallin yang sebelumnya telah dialih tugaskan.

Pada Februari 2026, Masyita ditunjuk menjadi Head of Economic & ESG Strategic Positioning di PT Danantara Investment Management (Persero), sehingga kursi Dirjen SPSK hingga kini belum terisi definitif.

Dengan demikian, terdapat tiga posisi kunci di Kemenkeu yang saat ini masih diisi oleh pejabat sementara. Ketiga posisi tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas fiskal, perencanaan anggaran negara, hingga arah kebijakan ekonomi nasional.

Purbaya menegaskan bahwa proses seleksi pengganti tengah berlangsung dan akan dilakukan secara menyeluruh sebelum diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan.

Baca Juga :  Safrizal ZA: Padat Karya Tunai Solusi Nyata Pemulihan Aceh Pascabanjir

“Nanti sekalian diajukan ke presiden, jadi sekaligus. Mungkin awal Mei atau pertengahan Mei,” jelasnya.

Perombakan ini dinilai sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur kepemimpinan di Kemenkeu, terutama di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan menjaga kredibilitas fiskal nasional.

Dengan kosongnya tiga posisi strategis, publik kini menanti siapa sosok yang akan mengisi jabatan penting tersebut. Keputusan Menkeu Purbaya diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan fiskal dan menjaga stabilitas ekonomi Indonesia ke depan. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait