
Aceh Tamiang, Nusantara Info: Pemerintah pusat mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi Siklon Senyar Tahap II di Kabupaten Aceh Tamiang melalui penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) PRR Aceh, Safrizal ZA, turut mendampingi bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan di wilayah terdampak bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 13 kepala keluarga, disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Aceh. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan lima unit fire pump kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang diterima oleh Bupati setempat, sebagai bagian dari dukungan terhadap pemulihan lingkungan dan kesiapsiagaan bencana.
Kaposwil PRR Aceh, Safrizal ZA, mengatakan bahwa pihaknya mengawal langsung proses distribusi bantuan agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Bantuan ini tidak hanya mencerminkan kehadiran negara, tetapi juga wujud komitmen bersama agar masyarakat segera pulih dan kembali beraktivitas normal,” ujar Safrizal.
Menurutnya, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi kunci dalam memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Ribuan Rumah Terdampak
Data pemerintah mencatat, total bantuan yang disalurkan mencakup ribuan unit rumah dengan tingkat kerusakan bervariasi. Rinciannya meliputi:
- 2.336 unit rumah rusak ringan
- 1.722 unit rumah rusak sedang
- 1.889 unit rumah rusak berat
Mayoritas kerusakan berada pada kategori ringan, namun pemerintah memastikan seluruh kategori mendapatkan penanganan sesuai tingkat kerusakan masing-masing.
Distribusi bantuan difokuskan pada empat kecamatan yang terdampak signifikan, yakni Kecamatan Rantau, Karang Baru, Bandar Pusaka, dan Bendahara. Dari keempat wilayah tersebut, Kecamatan Rantau tercatat sebagai daerah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak.
Sinergi Pusat dan Daerah
Penyerahan bantuan ini juga menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pendukung seperti Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang turut terlibat dalam upaya pemulihan.
Selain bantuan perbaikan rumah, dukungan berupa fire pump diharapkan dapat memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana lanjutan, khususnya yang berkaitan dengan kebakaran dan pengelolaan lingkungan.
Usai rangkaian penyerahan bantuan, Ketua Satgas PRR bersama rombongan melanjutkan agenda dengan ramah tamah dan makan siang bersama Praja IPDN serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan warga terdampak.
Kunjungan kerja ditutup dengan keberangkatan rombongan menuju Kota Medan untuk agenda lanjutan, dengan Kaposwil PRR Aceh, Safrizal ZA, tetap mendampingi.
Langkah cepat pemerintah ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan Aceh Tamiang, sekaligus memastikan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal. (*)






