
Jakarta, Nusantara Info: Sebanyak lima aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta Pusat pada Rabu (17/6/2026). Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kelancaran lalu lintas, aparat kepolisian mengerahkan 4.576 personel gabungan untuk melakukan pengamanan.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan aksi unjuk rasa akan digelar oleh berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa dengan lokasi yang tersebar di kawasan pemerintahan hingga pusat bisnis ibu kota.
“Unjuk rasa pertama ada dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur di Jalan Medan Merdeka Selatan atau sisi selatan Monas pada pukul 10.00 WIB,” kata Erlyn dalam keterangan tertulis, Rabu.
Pada waktu yang sama, aksi kedua akan digelar oleh Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta Peduli Indonesia di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan.
Sementara itu, demonstrasi ketiga dijadwalkan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang dilakukan oleh AUR Barisan Merdeka Jakarta mulai pukul 10.00 WIB.
Demo di Kantor BGN dan Kementerian Keuangan
Selain tiga aksi yang dimulai pada pagi hari, demonstrasi juga akan berlangsung di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.
Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 11.00 WIB dan diperkirakan akan menarik perhatian publik mengingat BGN saat ini tengah menjadi sorotan terkait penanganan sejumlah isu nasional.
Kemudian pada pukul 13.00 WIB, aksi unjuk rasa berikutnya akan digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jakarta Selatan di depan Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berada di Jalan Lapangan Banteng Timur, Sawah Besar.
Dengan banyaknya titik aksi yang berlangsung dalam satu hari, kepolisian telah menyiapkan pola pengamanan berlapis guna memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan tertib dan kondusif.
Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional
Polres Metro Jakarta Pusat memastikan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Penutupan maupun pengalihan arus kendaraan akan mempertimbangkan jumlah massa dan dinamika aksi di masing-masing lokasi.
“Kami akan melihat situasi di lapangan. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional,” ujar Erlyn.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang hendak beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat untuk memperhatikan kondisi lalu lintas dan menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari potensi kepadatan kendaraan.
Warga Diminta Cari Jalur Alternatif
Sejumlah titik yang menjadi lokasi demonstrasi merupakan kawasan vital dengan mobilitas tinggi, seperti Monas, Bundaran HI, DPR/MPR, Kebon Sirih, dan Lapangan Banteng.
Karena itu, masyarakat yang melintas di wilayah tersebut disarankan menggunakan jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan selama aksi berlangsung.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung,” kata Erlyn.
Kepolisian juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban umum agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan normal.
Titik Demonstrasi di Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026):
- Aliansi Masyarakat Jakarta Timur
- Lokasi: Jalan Medan Merdeka Selatan (Selatan Monas)
- Waktu: 10.00 WIB
- Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jakarta Peduli Indonesia
- Lokasi: Gedung DPR/MPR RI
- Waktu: 10.00 WIB
- AUR Barisan Merdeka Jakarta
- Lokasi: Bundaran HI
- Waktu: 10.00 WIB
- Aksi di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN)
- Lokasi: Jalan Kebon Sirih, Menteng
- Waktu: 11.00 WIB
- PMII Cabang Jakarta Selatan
- Lokasi: Kementerian Keuangan RI, Lapangan Banteng Timur
- Waktu: 13.00 WIB
Dengan pengamanan ribuan personel dan pengaturan lalu lintas yang disiapkan secara situasional, aparat berharap seluruh aksi dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan. (*)






