
JAKARTA, NUSANTARA INFO: Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Daerah Khusus Jakarta, Mardi Santoso, bersama jajarannya di ruang rapat kerja Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD, khususnya terkait pemanfaatan aset daerah, peningkatan fasilitas pemasyarakatan, layanan kesehatan, serta penyediaan hunian bagi petugas.
Suhud mengatakan, keterbatasan ruang dan fasilitas yang dihadapi jajaran pemasyarakatan perlu menjadi perhatian bersama. Sehingga aset milik Pemprov DKI yang memungkinkan untuk dikerjasamakan dapat dimanfaatkan secara optimal guna mendukung pelayanan publik.
“Fasilitas kesehatan di klinik balai pemasyarakatan juga memiliki manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar,” kata Suhud.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan Kanwil Ditjenpas DKI menyampaikan sejumlah kebutuhan, antara lain kejelasan pemanfaatan lahan Lapas dan Rutan Pondok Bambu yang telah digunakan sejak 1974. Selain itu, mereka mengusulkan penambahan kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, mengingat Bapas Timur Utara saat ini melayani tiga wilayah sekaligus.
Suhud mengapresiasi aspirasi tersebut dan mendorong agar kebutuhan fasilitas pemasyarakatan dibahas bersama perangkat daerah terkait.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan diperlukan agar pelayanan serta pembinaan berjalan lebih optimal,” ungkap Suhud.
Suhud berharap komunikasi antara DPRD, Pemprov DKI Jakarta, dan Kanwil Ditjenpas terus diperkuat untuk menemukan solusi atas kebutuhan tersebut.
“Kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik seiring transformasi Jakarta menuju kota global,” pungkas Suhud. (ADV)






