Loncat ke konten
Menu Mobile
NUSANTARA INFO
  • NUSANTARA INFO
  • HOME
  • Aktivitas Pemerintahan
    • Pemerintah Pusat
    • Pemerintah Daerah
  • Nasional
  • Transportasi
    • Darat
    • Laut
    • Udara
  • Destinasi
    • Wisata
    • Akomodasi
  • Budaya Nusantara
  • Ragam
  • Olahraga
  • Edukasi
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • E-Magazine
    • Edisi 2020
    • Edisi 2021
    • Edisi 2022
    • Edisi 2023
    • Edisi 2024
    • Edisi 2025
    • Edisi 2026
  • Internasional
  • Youtube Channel
NUSANTARA UPDATE
BGN Temukan 400 Rekening Ganda MBG, Total Dana Capai Rp414 Miliar BNPB Catat 462 Hektare Karhutla Masih Ditangani di 10 Provinsi, Kaltim Terluas Pelabuhan Celukan Bawang Disiapkan Jadi Alternatif Penyeberangan Jawa-Bali saat Nataru 2026/2027 Harga Tiket Pesawat Periode Nataru 2026/2027 Turun, Berlaku Mulai 22 Desember Kemendagri Ingatkan Fleksibilitas BLUD Harus Diimbangi Transparansi dan Akuntabilitas
Beranda Nasional BGN Temukan 400 Rekening Ganda MBG, Total Dana Capai Rp414 Miliar

BGN Temukan 400 Rekening Ganda MBG, Total Dana Capai Rp414 Miliar

Yoyoh Sulastri
29/10/202629/10/20262 Dilihat
Bagikan

BGN Ungkap Temuan 400 Rekening Ganda MBG, Total Dana Capai Rp414 Miliar
Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta. (Foto: Nusantara Info)

JAKARTA, NUSANTARA INFO: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap temuan sekitar 400 rekening virtual (virtual account/VA) ganda milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan total dana mencapai Rp414 miliar.

Menurut Sudaryono, rekening tersebut telah terisi dana meskipun dapur SPPG belum beroperasi. BGN kemudian melakukan penyisiran dan mengembalikan dana yang ditemukan ke kas negara.

Temuan itu disampaikan Sudaryono dalam agenda refleksi 100 hari kepemimpinannya di Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

“Setelah kami masuk, kami temukan ada sekitar 400-an sekian rekening, rekening VA (virtual account) itu double. Setelah dicek, ternyata ada isinya Rp414 miliar setelah ditotal,” ujar Sudaryono.

“Dapurnya belum beroperasi, rekeningnya sudah diisi. Nah, itu kemudian kami sisir, kami kembalikan ke kas negara Rp414 miliar,” lanjutnya.

Sudaryono Soroti Yayasan MBG

Selain rekening ganda, Sudaryono menyoroti keberadaan yayasan yang menurutnya hanya menjadi perantara dalam pengelolaan dapur MBG.

Ia menilai yayasan seharusnya dimiliki dan dikelola oleh investor atau mitra yang membangun serta menjalankan dapur SPPG. Namun, Sudaryono mengklaim menemukan yayasan yang hanya mengisi titik lokasi pelayanan tanpa memiliki modal untuk operasional.

“Idealnya yayasan itu dikepalai, dimiliki oleh si investor atau mitra ini. Yang terjadi adalah banyak oknum di BGN Pusat yang lampau, itu kemudian dia bikin banyak yayasan, ngisi titik-titik, tapi tidak punya uang,” jelas Sudaryono.

Ia juga menyoroti praktik yayasan yang disebut meminta potongan Rp500 hingga Rp1.500 untuk setiap ompreng atau porsi makanan yang disalurkan.

Sudaryono memberikan ilustrasi, jika sebuah yayasan mengelola 500 dapur dengan masing-masing menyalurkan 2.000 porsi per hari dan memotong Rp1.000 per porsi, pendapatannya dapat mencapai Rp1 miliar sehari.

Baca Juga :  Karhutla Gunung Bromo Meluas, 742 Hektare Lahan Terbakar

“Berarti Rp2 juta, satu hari, satu dapur, kali 500. Rp2 juta kali 500, Rp1 miliar pendapatan dia, enggak keringet, enggak modal, enggak ngawal-ngawal, cuma malak-malak saja,” terangnya.

Perhitungan tersebut merupakan ilustrasi berdasarkan asumsi yang disampaikan Sudaryono, bukan angka pendapatan aktual yang telah diverifikasi.

BGN Akan Tertibkan Yayasan yang Tidak Berperan

Sudaryono menilai praktik pemotongan dana tanpa kontribusi nyata berpotensi mengurangi anggaran operasional dapur MBG, termasuk kebutuhan penyediaan makanan bagi penerima manfaat.

Ia menegaskan BGN akan menertibkan yayasan yang tidak memiliki peran dalam pembangunan maupun operasional dapur SPPG.

“Maka di era kita sekarang, itu kita bersihkan semua. Kita tidak peduli dengan yayasan itu punya siapa, selama yayasan itu tidak ada peranan, kita bersihkan semua,” pungkas Sudaryono.

Temuan rekening ganda dan dugaan praktik pemotongan dana tersebut menjadi bagian dari evaluasi tata kelola program Makan Bergizi Gratis.

BGN perlu memastikan mekanisme penyaluran dana, pengawasan rekening, serta peran mitra berjalan sesuai ketentuan agar anggaran digunakan untuk mendukung pelayanan pemenuhan gizi masyarakat. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan
Anggaran NegaraBadan Gizi NasionalBGNDana MBGEvaluasi MBGkas negaraMakan Bergizi GratisMBGNusantara Infoprogram gizi nasionalRekening GandaRekening VirtualRp414 MiliarSPPGSudaryonoVirtual Account
Sebarkan

Pos terkait

  • BNPB Catat 462 Hektare Karhutla Masih Ditangani di 10 Provinsi, Kaltim Terluas

  • Meutya Hafid Respons Ancaman Putus Internet RI, Ungkap Singapura Juga Bergantung pada Kabel Laut

    Meutya Hafid Respons Ancaman Putus Internet RI, Ungkap Singapura Juga Bergantung pada Kabel Laut

  • Mendagri Tito Minta Pemda Cabut Aturan Bakar Lahan untuk Cegah Karhutla

    Mendagri Tito Minta Pemda Cabut Aturan Bakar Lahan untuk Cegah Karhutla

  • Munas III IAC Sukses Digelar, Rahmat Subhan Fajri Dorong Alumni Lebih Aktif dan Kompak

    Munas III IAC Sukses Digelar, Rahmat Subhan Fajri Dorong Alumni Lebih Aktif dan Kompak

  • Munas III IAC, Alumni Curug Satukan Langkah Majukan Penerbangan Indonesia

  • BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG MBG Tidak Cair

    BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG MBG Tidak Cair

NUSANTARA TRENDING

  • Mulai 2027, WNI yang Akan Tinggal di Jepang Wajib Tes TBC Sebelum Berangkat
    Mulai 2027, WNI yang Akan Tinggal di Jepang Wajib Tes TBC Sebelum Berangkat
  • IAC Akan Gelar Munas III, Pemilihan Ketua Umum dan Program Kerja Jadi Agenda Utama
    IAC Gelar Munas III, Perkuat Sinergi untuk Masa Depan Penerbangan
  • Kemnaker Perluas Orientasi Pelatihan Vokasi, Lulusan Didorong Jadi Wirausaha
  • BPS Ungkap 9,29 Juta Rumah Tangga di Indonesia Belum Punya Rumah, 18 Juta Tinggal di Hunian Tak Layak
  • Kemnaker Gelar Pelatihan Budidaya Melon dan Semangka di Omah Kayu Farm
  • Polri Tetapkan 13 Korporasi Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 29.534 Hektare
  • BNPB Catat 3.392 Hektare Lahan di Kalimantan Masih Terbakar, Kalteng Terparah
  • Harga Tiket Pesawat Bakal Turun 13 Persen saat Libur Nataru 2026/2027
    Harga Tiket Pesawat Bakal Turun 13 Persen saat Libur Nataru 2026/2027
  • Mendagri Tito Minta Pemda Cabut Aturan Bakar Lahan untuk Cegah Karhutla
    Mendagri Tito Minta Pemda Cabut Aturan Bakar Lahan untuk Cegah Karhutla
  • BBPVP Bekasi Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja
https://www.youtube.com/watch?v=ub4m8epzEes
https://www.youtube.com/watch?v=xjINVp986TY
https://www.youtube.com/watch?v=1wLq6vGHSUM

BACA BERITA DI GOOGLE NEWS

NUSANTARA INFO
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Copyright2024@Nusantara Info