DAMRI Buka Rute Putussibau–Kuching, Tarif Promo Mulai Rp400 Ribu

Bagikan

DAMRI Buka Rute Putussibau–Kuching, Tarif Promo Mulai Rp400 Ribu
Bus DAMRI melayani rute Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Putussibau, Kalimantan Barat, menuju Kuching, Sarawak, Malaysia, melalui PLBN Badau dan Border Lubok Antu. (Foto: Istimewa)

KALIMANTAN BARAT, NUSANTARA INFO: Perjalanan dari Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menuju Kuching, Sarawak, Malaysia, kini semakin mudah dengan hadirnya layanan bus Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN) DAMRI. Rute internasional yang melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau dan Border Lubok Antu tersebut resmi diluncurkan pada Rabu (7/10/2026).

Kehadiran layanan ini menambah pilihan transportasi darat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan lintas negara, baik untuk keperluan keluarga, pendidikan, perdagangan, maupun pariwisata. DAMRI juga menawarkan tarif promo sebesar Rp400.000 per penumpang atau setara dengan 95 ringgit Malaysia (RM).

Pejabat sementara (Pjs) General Manager DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, mengatakan pembukaan rute Putussibau–Kuching merupakan tindak lanjut hasil Sidang ke-39 Sosek Malindo Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dan Peringkat Negeri Sarawak.

Salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah Kertas Kerja II mengenai kerja sama bidang ekonomi, perdagangan, dan perhubungan. Pembukaan layanan ALBN ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama Indonesia dan Malaysia dalam memperkuat konektivitas transportasi di kawasan perbatasan.

“Kami berharap layanan ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, pendidikan, dan hubungan sosial antara Kalimantan Barat dan Sarawak,” kata Ahmad dalam keterangan resmi, Kamis (8/10/2026).

Jadwal Bus DAMRI Putussibau–Kuching

Layanan ALBN DAMRI rute Putussibau–Kuching direncanakan beroperasi setiap hari. Bus dijadwalkan berangkat dari Putussibau pada pukul 07.00 WIB, sedangkan keberangkatan dari Kuching dijadwalkan pukul 07.30 waktu setempat.

Rute ini menggunakan armada kelas eksekutif dengan skema operasional back to back. Dalam skema tersebut, perjalanan dari kedua negara terhubung melalui mekanisme transit bus di kawasan perbatasan PLBN Badau–Border Lubok Antu.

Masyarakat yang hendak menggunakan layanan ini perlu memperhatikan perbedaan waktu antara Indonesia dan Malaysia. Putussibau menggunakan Waktu Indonesia Barat (WIB), sedangkan Kuching menggunakan waktu Malaysia yang satu jam lebih cepat.

Jadwal keberangkatan tersebut menjadi acuan bagi calon penumpang untuk merencanakan perjalanan. Adapun durasi perjalanan, waktu transit, serta ketentuan operasional di perbatasan perlu dikonfirmasi kepada DAMRI sebelum keberangkatan karena dapat dipengaruhi proses pemeriksaan lintas negara dan kondisi perjalanan.

Tarif Promo Rp400 Ribu, Tiket Bisa Dibeli Online

Untuk menarik minat masyarakat menggunakan layanan baru tersebut, DAMRI memberlakukan tarif promo rute Putussibau–Kuching sebesar Rp400.000 per penumpang, atau setara dengan 95 RM.

Tiket dapat dibeli melalui beberapa saluran, baik secara daring maupun langsung. Calon penumpang dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi DAMRI, situs resmi DAMRI, serta online travel agent (OTA) yang bekerja sama dengan perusahaan.

Pembelian tiket secara langsung juga tersedia di Terminal Kedamin Putussibau, Kuching Sentral dan Mall, serta agen-agen DAMRI terdekat.

Calon penumpang disarankan memeriksa ketersediaan kursi, ketentuan tarif promo, jadwal keberangkatan, dan persyaratan perjalanan internasional sebelum melakukan pemesanan. Mengingat perjalanan ini melintasi perbatasan negara, penumpang juga perlu menyiapkan dokumen perjalanan yang berlaku sesuai ketentuan imigrasi Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga :  HUT Satpol PP dan Satlinmas 2026: Trantibumlinmas Tangguh Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Informasi mengenai masa berlaku tarif promo, fasilitas yang termasuk dalam harga tiket, serta ketentuan bagasi sebaiknya dipastikan melalui kanal resmi DAMRI.

Permudah Mobilitas Masyarakat Kapuas Hulu

Menurut Ahmad, layanan Putussibau–Kuching diharapkan menjadi alternatif perjalanan yang lebih terintegrasi bagi masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kapuas Hulu. Sebelum tersedia layanan ini, perjalanan menuju Kuching dapat membutuhkan pengaturan transportasi yang lebih kompleks.

Dengan adanya bus ALBN, masyarakat memiliki pilihan perjalanan yang dirancang untuk menghubungkan kedua wilayah melalui jalur perbatasan resmi. Layanan ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara wilayah pedalaman Kalimantan Barat dan Sarawak.

Konektivitas transportasi lintas batas juga berpotensi mendukung aktivitas ekonomi di daerah yang dilalui. Mobilitas masyarakat yang meningkat dapat membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor akomodasi, kuliner, jasa, perdagangan, serta pariwisata.

“Konektivitas Putussibau–Kuching melalui layanan ALBN DAMRI ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang berpotensi mendorong aktivitas perdagangan, UMKM, akomodasi, kuliner, jasa, dan pariwisata di wilayah yang dilalui,” kata Ahmad.

Meski demikian, besarnya manfaat ekonomi akan bergantung pada pemanfaatan layanan oleh masyarakat, kesinambungan operasional, serta kesiapan pelaku usaha di kawasan perbatasan dalam menangkap peluang dari meningkatnya pergerakan penumpang.

Perkuat Hubungan Indonesia dan Malaysia

Selain aspek ekonomi, layanan bus Putussibau–Kuching memiliki arti penting bagi hubungan sosial masyarakat di kawasan perbatasan. Warga Kalimantan Barat dan Sarawak telah lama memiliki hubungan kekerabatan serta interaksi lintas batas.

Kemudahan akses transportasi diharapkan membantu masyarakat mempertahankan hubungan tersebut, termasuk untuk mengunjungi keluarga, menempuh pendidikan, menjalankan kegiatan usaha, maupun melakukan perjalanan wisata.

Pembukaan rute ini sekaligus memperlihatkan peran transportasi darat dalam mendukung kerja sama Indonesia dan Malaysia di tingkat regional. Konektivitas yang semakin baik dapat membantu memperpendek hambatan perjalanan dan memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan ekonomi maupun sosial di kedua wilayah.

Bagi calon penumpang, layanan baru ini menawarkan pilihan perjalanan darat dari Putussibau ke Kuching dengan tarif promo Rp400.000 dan jadwal keberangkatan yang direncanakan setiap hari. Sebelum berangkat, masyarakat tetap perlu memastikan jadwal terbaru, ketersediaan tiket, serta kelengkapan dokumen perjalanan melalui kanal resmi DAMRI dan otoritas perbatasan.

Dengan hadirnya layanan ALBN Putussibau–Kuching, konektivitas antara Kalimantan Barat dan Sarawak diharapkan semakin kuat, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait