Setelah 109 Tahun, Desa di Inggris Ini Kembali Punya Stasiun Kereta

Bagikan

Setelah 109 Tahun, Desa di Inggris Ini Kembali Punya Stasiun Kereta
Cheadle di Greater Manchester, Inggris, kembali mendapatkan akses kereta setelah lebih dari satu abad melalui pembangunan stasiun baru yang akan menghubungkan kawasan tersebut dengan Stockport, Manchester hingga Chester. (Foto: Istimewa)

MANCHESTER, NUSANTARA INFO: Cheadle, sebuah desa di Greater Manchester, Inggris, akhirnya bersiap kembali memiliki akses kereta api setelah layanan kereta di kawasan tersebut terhenti lebih dari satu abad.

Pembangunan stasiun kereta baru di Cheadle mulai dikerjakan sebagai langkah untuk menghidupkan kembali layanan kereta yang terakhir beroperasi pada 1917.

Melansir The Independent, proyek pembangunan Stasiun Cheadle sebenarnya telah mendapatkan pendanaan sejak 2022. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda sekitar empat tahun karena adanya kekhawatiran proyek tersebut dapat mengganggu perjalanan kereta lain yang melintasi jaringan Mid-Cheshire.

Pengembang kemudian menunggu kepastian dari mitra industri perkeretaapian mengenai potensi gangguan terhadap layanan yang sudah berjalan.

Kepastian tersebut akhirnya diperoleh pada bulan lalu. Mitra industri menyatakan potensi keterlambatan perjalanan kereta akibat pembangunan masih dapat dikelola sehingga proyek dapat kembali dilanjutkan.

Dibangun Dekat Alexandra Hospital

Stasiun baru tersebut nantinya dibangun di dekat Alexandra Hospital. Kehadirannya diharapkan memperkuat konektivitas masyarakat Cheadle dengan Stockport dan berbagai wilayah lain di Greater Manchester.

Tidak hanya untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari, keberadaan stasiun juga diharapkan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat menuju lapangan pekerjaan, pendidikan, serta berbagai peluang ekonomi dan sosial lainnya.

Pemimpin Stockport Metropolitan Borough Council, Cllr Mark Roberts, menyebut pembangunan stasiun tersebut sebagai momen penting bagi Cheadle dan Stockport.

Menurutnya, proyek tersebut telah diperjuangkan selama bertahun-tahun karena dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, dunia usaha, hingga kemakmuran kawasan pada masa mendatang.

“Stasiun Cheadle selalu bertujuan meningkatkan konektivitas, menciptakan peluang, serta memudahkan masyarakat bepergian untuk bekerja, belajar, dan berwisata,” ujar Roberts.

Terhubung ke Manchester hingga Chester

Jika pembangunan selesai, layanan kereta dari Cheadle direncanakan menghubungkan kawasan tersebut dengan Stockport. Dari sana, perjalanan akan berlanjut menuju Manchester Piccadilly hingga Chester.

Baca Juga :  Proyek Jembatan Malaka–Dumai, Malaysia Alokasikan RM 500 Ribu untuk Kajian

Rencana tersebut menjadikan stasiun baru Cheadle bukan sekadar fasilitas transportasi lokal, tetapi bagian dari jaringan yang menghubungkan masyarakat dengan sejumlah pusat aktivitas di kawasan Greater Manchester dan sekitarnya.

Pembangunan jalur kereta dijadwalkan mulai pada akhir Oktober. Kendati demikian, hingga kini belum ada tanggal pasti mengenai kapan Stasiun Cheadle mulai melayani penumpang.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan ini menjadi penantian panjang yang akhirnya mulai menemukan titik terang.

Anggota parlemen untuk Cheadle, Tom Morrison, mengatakan masyarakat setempat telah menunggu lebih dari 100 tahun untuk kembali memiliki stasiun kereta.

Ia menyebut pembangunan tersebut menjadi kabar penting bagi sekitar 23.000 penduduk Cheadle.

Menurut Morrison, stasiun baru nantinya akan memudahkan masyarakat terhubung dengan lapangan pekerjaan, sekolah, serta berbagai peluang di seluruh Greater Manchester.

Selain meningkatkan konektivitas, keberadaan layanan kereta juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi jalur perjalanan masyarakat.

Bagian dari Perubahan Kebijakan Transportasi Inggris

Pembangunan Stasiun Cheadle berlangsung di tengah perubahan kebijakan pemerintah Inggris terkait pengembangan transportasi regional.

Pada Juli, pemerintah Inggris mengumumkan pelimpahan kewenangan transportasi kepada pemimpin daerah. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mengurangi hambatan dalam pembangunan infrastruktur transportasi di tingkat regional.

Dalam konteks Cheadle, pembangunan stasiun baru menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan transportasi lokal sekaligus memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat.

Setelah lebih dari satu abad tanpa layanan kereta, masyarakat Cheadle kini kembali menantikan hadirnya transportasi rel di wilayah mereka.

Meski belum ada kepastian tanggal pembukaan, dimulainya pembangunan jalur pada akhir Oktober menjadi langkah penting untuk mengembalikan Cheadle ke dalam jaringan perjalanan kereta api. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait