72 Ribu Liter Air Dikerahkan, Karhutla TN Sembilang Masih Berasap

Bagikan

72 Ribu Liter Air Dikerahkan, Karhutla TN Sembilang Masih Berasap
Ilustrasi asap tebal menyelimuti kawasan hutan di Taman Nasional Sembilang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. (Foto: Istimewa)

BANYUASIN, NUSANTARA INFO: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Sembilang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Meski operasi pemadaman menggunakan helikopter water bombing telah dilakukan berulang kali, sejumlah titik kebakaran dilaporkan masih mengeluarkan asap.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman, mengatakan satu helikopter water bombing dikerahkan untuk melakukan pemadaman di kawasan Taman Nasional Sembilang pada Kamis (5/11/2026).

Dalam operasi tersebut, helikopter melakukan penyiraman sebanyak 18 kali atau setara dengan sekitar 72.000 liter air. Namun, hingga operasi pemadaman berakhir, kondisi kawasan tersebut masih terpantau berasap.

“Kemarin satu helikopter WB yang dikerahkan memadamkan area TN Sembilang. Penyiraman dilakukan 18 kali WB dan kondisi hingga akhir pemadaman masih berasap,” ujar Sudirman, Jumat (6/11/2026).

Dari upaya pemadaman tersebut, luas lahan yang berhasil dipadamkan diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare. Angka itu berdasarkan laporan satuan tugas (satgas) udara saat pelaksanaan pemadaman hari keenam.

“Perkiraan luas area dipadamkan berdasarkan laporan satgas udara saat pemadaman hari keenam sekitar 4 hektare,” katanya.

Luas Kebakaran TN Sembilang Capai 26 Hektare

Kebakaran di kawasan Taman Nasional Sembilang menjadi perhatian karena luas area terdampak terus mengalami peningkatan sejak pertama kali dilaporkan pada Sabtu (31/10/2026).

Berdasarkan hasil patroli udara sebelumnya, luas kawasan yang terbakar diperkirakan telah mencapai 26 hektare.

Sementara itu, operasi pemadaman yang berhasil menjangkau sekitar 4 hektare menunjukkan bahwa penanganan karhutla di kawasan konservasi tersebut masih menghadapi tantangan.

Kondisi yang masih berasap juga menjadi perhatian petugas karena mengindikasikan bahwa proses pemadaman belum sepenuhnya selesai.

Pemadaman Karhutla Andalkan Helikopter Water Bombing

BPBD Sumatera Selatan masih akan melanjutkan upaya penanganan karhutla di Taman Nasional Sembilang.

Baca Juga :  Garuda Indonesia Ungkap 34 Pesawat Masih Grounded, Operasional Tetap Jalan

Sebelum menentukan langkah pemadaman berikutnya, satgas udara dijadwalkan melakukan patroli untuk memantau kondisi sejumlah wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan pada Jumat (6/11/2026).

Hasil pemantauan udara tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kebutuhan dan strategi penanganan di lapangan.

Penggunaan helikopter water bombing menjadi andalan dalam pemadaman karhutla di Taman Nasional Sembilang. Hal ini karena lokasi kebakaran berada di kawasan yang jauh dan sulit dijangkau melalui jalur darat.

Melalui metode tersebut, air dijatuhkan langsung dari udara ke titik-titik kebakaran untuk membantu mengendalikan api dan mencegah penyebaran lebih luas.

Meski telah dilakukan penyiraman hingga 72.000 liter air dalam satu hari operasi, upaya pemadaman masih membutuhkan penanganan lanjutan.

BPBD Sumatera Selatan terus memantau perkembangan kebakaran di kawasan tersebut guna memastikan titik api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke area lainnya.

Penanganan karhutla di Taman Nasional Sembilang menjadi perhatian penting, mengingat kawasan ini merupakan salah satu wilayah konservasi yang memiliki ekosistem penting bagi keanekaragaman hayati di Sumatera Selatan. (*)

Bagikan pendapatmu tentang artikel di atas!

Bagikan

Pos terkait